Cincin Perak

Hadist Nabi Saw:

“Ambillah cincin yang dari perak dan jangan cukupkan beratnya satu mitsqal.”

Diriwayatkan oleh Abu Daud, Turmidzi, Nasai dan Ibnu Hibban dari Buraidah. Menurut Turmidzi hadist ini gharib. Ibnu Hibban dalam ‘Ats Tsiqaat’ menilai bahwa derajat hadist ini paling sedikit hasan.

Sababul Wurud:

Dijelaskan dalam Sunan Abu Daud dari Buraidah dari ayahnya, bahwa seorang laki-laki telah datang kepada Nabi Saw. Ia memakai cincin dari jenis logam berwarna kuning. Rasulullah bersabda: “Aku mencium bau berhala dari (tanganmu)” maka iapun melemparkan cincin tersebut. Kemudian ia datang kembali, memakai cincin dari besi. Kata Rasulullah: “Aku melihat apa yang ada di tanganmu, perhiasan ahli neraka“. Iapun melemparkannya. “Jadi sebaiknya apa yang boleh kupakai?“. Rasulullah menjawab: “Pakailah cincin dari perak yang jumlahnya tidak sampai semitsqal“.

Keterangan:

1 mitsqal= 1 3/7 dirham. Jika jumlahnya semitsqal hukumnya makrub. Jika lebih, sebagian ulama mengatakan haram. Ada pula yang berpendapat jika tidak merupakan pemborosan, hukumnya boleh.

(Sumber: Asbabul Wurud, Jilid 1, karangan Ibnu Hamzah Al Husaini Al Hanafi Ad Damsyiqi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s